PERTEMUAN EVALUASI DAN MONITORING KESEHATAN REPRODUKSI CALON PENGANTIN DAN KELUARGA BERENCANA BAGI LP/LS, ORGANISASI PROFESI DAN LSM/NGO TINGKAT KAB.PANGKEP

Rate this item
(0 votes)

Kegiatan Pertemuan Evaluasi Dan Monitoring Kesehatan Reproduksi Calon Pengantin Dan Keluarga Berencana Bagi Lp/Ls, Organisasi Profesi Dan Lsm/Ngo Tingkat Kab.Pangkep di laksanakan pada tanggal 21 s.d 22 Mei 2024 bertempat di Gedung Pertamuan Dewakang Bungoro. Pertemuan tersebut, dibuka oleh Bupati Pangkajene dan Kepulauan, Bapak H.Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi, M.Si. pada kesempatan tersebut beliau mengemukakan bahwa upaya menurunkan  AKI AKB dimulai pada sejak saat sebelum.hamil yaitu pada calon pengantin dengan pemberian komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) dan konseling kesehatan reproduksi serta pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin serta mendapatkan dukungan dan kerjasama penyuluh pernikahan di KUA dan lembaga lainnya untuk memotivasi calon pengantin ke fasilitas kesehatan.  Setelah itu dilanjutkan dengan materi dari kasi Bimas islam dari Kementerian Agama yang mewakili Kepala Kantor yaitu H.Zulkifli Idris, S.HI, MH mengemukakan bahwa perlu kerjasama semua pihak dalam menekan pernikahan dini yang bisa menyebabkan anak stunting. Kemudian di hari kedua dilanjutkan materi dari Pengadilan Agama yang dibawakan oleh Ilyas, S.HI, MH yang mengatakan bahwa Indonesia masuk 10 besar tertinggi perkawinan anak di Asia. Selain itu dikatakan juga bahwa anak di bawah umur 19 tahun dapat mwngajukan dispensasi kawin jika dalam keadaan tertentu.

Pada pertemuan tersebut di hadiri oleh peserta dari Kementerian Agama, Pengadilan Agama, Kepala Dinas Kesehatan, DP2KBP3A, DPMD, Kepala Kantor Urusan Agama/Penyuluh Agama semua Kecamatan, Kepala Puskesmas, organisasi IBI cabang Pangkep, organisasi Dompet Dhuafa Sulsel, LDC Pangkep serta Bidan Pengelola Kesehatan Reproduksi Puskesmas dan Lintas Program lainnya di Dinas Kesehatan.

Adapun Tujuan dilaksanakan kegiatan ini Yaitu agar pernikahan dini atau perkawinan anak yang masih sering terjadi dapat di cegah agar tidak menjadi penyumbang penyebab kematian ibu dan anak

Read 90 times

KONTAK KAMI

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…